News Penajam – Personel Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi donor darah massal di RSUD Ratu Aji Putri Botung. Kegiatan yang digelar pada Rabu (23/10/2025) itu bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di rumah sakit, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan darah biasanya meningkat.

Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Yulianto Tri Subekti, menjelaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk tanggung jawab sosial Polri terhadap kebutuhan kemanusiaan di wilayahnya.
Baca Juga : Sejumlah Kawasan di Samarinda Terendam Banjir Imbas Hujan Deras, Gedung Perpustakaan Ikut Tergenang
“Kegiatan donor darah ini kami laksanakan bukan karena jadwal, tapi karena kebutuhan masyarakat. Saat stok darah menipis, kami terpanggil untuk membantu,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh puluhan personel dari berbagai satuan, termasuk Satlantas, Satreskrim, dan Satbinmas.
Menjawab Kebutuhan Darurat di RSUD
Pihak RSUD Ratu Aji Putri Botung mengapresiasi langkah cepat Polres PPU. Menurut pihak rumah sakit, stok darah di unit transfusi sempat menipis dalam beberapa minggu terakhir akibat meningkatnya jumlah pasien yang membutuhkan transfusi, terutama dari kalangan ibu melahirkan dan pasien kecelakaan lalu lintas.
Kepala Unit Transfusi Darah RSUD, dr. Fitriani, menyebut bahwa kegiatan donor darah dari Polres menjadi penyelamat di saat genting.
“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polres PPU. Dukungan ini benar-benar membantu karena dalam dua pekan terakhir permintaan darah meningkat signifikan,” ujarnya.
Selain membantu masyarakat umum, stok darah yang terkumpul juga disiapkan untuk kebutuhan mendesak di wilayah Kecamatan Babulu dan Sepaku, yang sering terkendala pasokan darah karena jarak distribusi yang jauh dari rumah sakit utama.
Bukan Sekadar Donor, Tapi Gerakan Sosial
Kapolres Yulianto menegaskan bahwa aksi donor darah tersebut merupakan bagian dari gerakan sosial Polri Peduli Kemanusiaan, yang diharapkan bisa menginspirasi masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi.
“Kami ingin mengajak masyarakat agar tidak menunggu acara besar untuk mendonorkan darah. Satu kantong darah bisa menyelamatkan tiga nyawa,” katanya.
Selain donor darah, kegiatan kemanusiaan lainnya juga tengah direncanakan, seperti bantuan sosial untuk warga kurang mampu dan pemeriksaan kesehatan gratis di beberapa desa terpencil.
Komitmen Polres PPU untuk Masyarakat
Kegiatan ini menegaskan peran Polres PPU bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat dalam arti yang lebih luas. Dengan semangat gotong royong, para personel Polri diharapkan menjadi contoh dalam menumbuhkan empati dan solidaritas sosial.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan RSUD dan PMI Kabupaten PPU untuk menjaga ketersediaan stok darah sepanjang tahun.
“Kami akan selalu siap ketika masyarakat membutuhkan. Ini bukan rutinitas, tapi panggilan hati nurani,” tutup AKBP Yulianto.








