News Penajam – Polres Penajam Paser Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Melalui program inovatif, kepolisian setempat resmi membentuk Kampung Tangguh Narkoba yang dipusatkan di wilayah sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Program ini diharapkan mampu menjadi benteng sosial bagi masyarakat untuk menekan peredaran narkoba di kawasan strategis nasional tersebut.

Sinergi Polres dan Masyarakat
Baca Juga : Pertamina rayakan kemerdekaan bersama Warga Mului
Kapolres Penajam, AKBP [Nama Kapolres], menjelaskan bahwa pembentukan Kampung Tangguh Narkoba tidak bisa berjalan tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Oleh karena itu, pihak kepolisian melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda. Tujuannya, agar kampung ini tidak hanya sekadar simbol, tetapi benar-benar menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkotika.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari narkoba. Apalagi wilayah Penajam yang kini menjadi bagian penting dari pembangunan IKN tentu harus bersih dari ancaman narkotika,” ujar Kapolres.
Strategi Pencegahan dan Edukasi
Kampung Tangguh Narkoba akan difokuskan pada tiga pilar utama, yakni:
-
Pencegahan dan Edukasi – melalui sosialisasi rutin di sekolah, rumah ibadah, dan komunitas masyarakat.
-
Pemberdayaan Ekonomi – membekali warga dengan pelatihan usaha kecil dan menengah agar tidak terjerat dalam bisnis ilegal narkoba.
-
Pengawasan Lingkungan – membangun sistem kontrol sosial di tingkat RT/RW untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan sejak dini.
Selain itu, Polres juga menyiapkan hotline khusus bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan narkoba secara cepat dan rahasia.
Relevansi dengan Pembangunan IKN
Sebagai wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara, Penajam memiliki peran vital dalam menjaga keamanan nasional. Peredaran narkotika dikhawatirkan bisa merusak tatanan sosial dan menghambat pembangunan. Oleh sebab itu, program Kampung Tangguh Narkoba ini dinilai sangat strategis untuk memastikan IKN tumbuh sebagai pusat pemerintahan yang bersih, aman, dan berdaya saing tinggi.
Pemerintah Kabupaten Penajam turut memberikan dukungan penuh. “Kampung Tangguh Narkoba akan menjadi model pemberdayaan masyarakat. Jika berhasil, program ini akan diperluas ke kecamatan lain,” ungkap [Nama Bupati/Wakil Bupati].
Antusiasme Warga
Warga setempat menyambut positif inisiatif ini. Mereka menilai, selama ini masih ada kekhawatiran tentang peredaran narkoba yang menyasar kalangan muda. Dengan hadirnya kampung tangguh, masyarakat merasa lebih percaya diri untuk bersama-sama menolak narkoba. Beberapa karang taruna bahkan sudah merancang kegiatan kreatif seperti lomba seni, olahraga, dan pelatihan digital untuk mengisi waktu luang anak muda.
Harapan ke Depan
Pembentukan Kampung Tangguh Narkoba di Penajam Paser Utara menjadi langkah nyata kepolisian dalam memperkuat ketahanan sosial. Harapannya, dengan dukungan semua pihak, kawasan IKN akan benar-benar bersih dari peredaran narkotika dan menjadi contoh nasional dalam memerangi kejahatan narkoba berbasis komunitas.
Kesimpulan
Polres Penajam Paser Utara membentuk Kampung Tangguh Narkoba sebagai strategi pencegahan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam melawan narkotika di kawasan IKN. Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat, sekaligus menjadi model nasional dalam menciptakan lingkungan bersih narkoba di ibu kota baru Indonesia.








