News Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya memastikan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor pertanian terpenuhi. Pada 2025, Pemkab menghadirkan program baru berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus petani.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas keluhan petani yang sering mengalami kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi untuk mendukung aktivitas pertanian. Melalui SPBU khusus tersebut, diharapkan distribusi BBM bisa lebih tepat sasaran dan mendukung produktivitas sektor pertanian daerah.
Baca Juga : Mensesneg respon wartawan CNN Indonesia tidak lagi dapat akses Istana
SPBU Pertanian untuk Akses Mudah
SPBU khusus ini dirancang agar petani dapat lebih mudah mengakses BBM sesuai kebutuhan. Mekanismenya menggunakan sistem verifikasi data petani yang sudah terdaftar dalam kelompok tani resmi. Dengan cara ini, pemerintah memastikan hanya petani yang benar-benar membutuhkan yang bisa mendapatkan BBM dengan harga terjangkau.
Bupati Penajam, menegaskan bahwa penyediaan SPBU pertanian adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan. “Petani adalah ujung tombak ekonomi daerah. Dengan adanya SPBU khusus ini, kami ingin memastikan mereka tidak kesulitan bahan bakar untuk mengolah lahan,” ucapnya.
Dampak Positif bagi Produktivitas
Hadirnya SPBU khusus petani diyakini akan memberi dampak signifikan bagi produktivitas pertanian di Penajam. Dengan akses BBM yang lebih mudah, proses pengolahan lahan, irigasi berbasis mesin, hingga distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih lancar.
Sejumlah petani menyambut baik program ini. Mereka menilai ketersediaan BBM khusus akan mengurangi biaya produksi sekaligus mempercepat kerja di lapangan. “Selama ini kami kadang harus antre lama di SPBU umum. Sekarang lebih mudah dan cepat,” ujar salah satu petani.
Mendukung Ketahanan Pangan Daerah
Program SPBU khusus petani juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian. Dengan distribusi BBM yang tepat sasaran, petani diharapkan lebih produktif dan mampu bersaing menghadapi tantangan kebutuhan pangan di masa depan.
Selain itu, pemerintah juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk memperluas jangkauan SPBU pertanian ke wilayah kecamatan lain, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih merata.
Penutup
Upaya Pemerintah Kabupaten Penajam menghadirkan SPBU khusus petani menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan BBM di sektor pertanian. Program ini bukan hanya mendukung kelancaran aktivitas petani, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat, Penajam optimistis sektor pertanian akan semakin maju dan berdaya saing tinggi di masa mendatang.








