News Penajam – Operasi Gabungan Penajam resmi digelar untuk mengamankan kegiatan Ramadan hingga arus mudik Lebaran. Aparat TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan bekerja sama secara terpadu, menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan pengawasan di seluruh wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Tim gabungan memfokuskan patroli di titik-titik strategis, termasuk pasar Ramadan, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, terminal, dan jalur mudik utama. Petugas juga menyiapkan pengamanan malam hari untuk mencegah tindak kriminal seperti pencurian, perkelahian, atau gangguan ketertiban lain. Kehadiran aparat di lokasi-lokasi rawan diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beribadah dan beraktivitas.
Baca Juga : Desa di Penajam peroleh dana desa
Selain pengamanan, Operasi Gabungan Penajam menekankan pengaturan lalu lintas. Dinas Perhubungan mendirikan posko pemantauan arus kendaraan, memastikan rambu lalu lintas berfungsi, serta menyiapkan jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan. Petugas menindak kendaraan yang melanggar aturan demi kelancaran arus mudik dan keselamatan pengguna jalan.
Tim gabungan juga melakukan razia minuman keras, petasan ilegal, dan benda berbahaya lainnya yang dapat mengganggu ketertiban Ramadan. Aparat mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan dan bekerja sama menjaga keamanan lingkungan.
Kapolres Penajam Paser Utara menegaskan bahwa Operasi Gabungan Penajam bertujuan memberi perlindungan maksimal bagi warga dan pemudik. Ia menginstruksikan semua personel menjaga koordinasi, meningkatkan kesiagaan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan Operasi Gabungan Penajam, pemerintah daerah memastikan suasana Ramadan tetap kondusif dan perjalanan mudik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman. Langkah ini juga mendukung stabilitas keamanan, meminimalkan risiko gangguan, dan menjaga ketertiban masyarakat di seluruh kabupaten.