News Penajam – Sebanyak 26 Siswa Penajam mengalami mual dan muntah setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Kejadian ini memicu perhatian orang tua dan pihak sekolah karena para siswa menunjukkan gejala hampir bersamaan usai jam makan siang.

Guru dan pihak sekolah segera membawa para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Tenaga kesehatan memeriksa kondisi siswa, memberikan obat, serta melakukan observasi guna memastikan tidak terjadi komplikasi lanjutan. Sebagian besar siswa berada dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan.
Baca Juga : Imbas Penembakan Pilot-Kopilot di Boven Digoel: Warga Mengungsi-Bandara Ditutup
Polisi langsung turun tangan untuk menyelidiki peristiwa yang menimpa 26 Siswa Penajam tersebut. Aparat mengumpulkan keterangan dari pihak sekolah, pengelola dapur MBG, serta sejumlah saksi. Petugas juga mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna mengetahui kemungkinan adanya kontaminasi.
Dinas kesehatan bersama dinas pendidikan ikut melakukan evaluasi terhadap proses pengolahan dan distribusi makanan. Tim memeriksa bahan baku, kebersihan peralatan, serta prosedur penyajian. Pemerintah daerah menegaskan komitmen menjaga kualitas program MBG agar tetap aman dan bermanfaat bagi siswa.
Orang tua siswa berharap pihak berwenang segera mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. Mereka meminta pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan di setiap sekolah.
Hingga kini, polisi masih mendalami hasil pemeriksaan laboratorium dan keterangan para pihak terkait. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi. Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas instansi, pihak berwenang berupaya memastikan keamanan konsumsi makanan bagi seluruh siswa di Penajam.
Baca Juga: Seni Nusantara